Kegemukan merangsang diabetes di kalangan mereka yang secari genetis berbakat

Di banyak negara jumlah penderita jenis diabetes yang baru saja bermunculan adalah sekitar empat kali lebih tinggi daripada jenis yang menyerang kaum remaja, dan perbedaannya semakin lebar. Jumlah korban serangan kematangan di Jepang selama pertumbuhan ekonomi dalam dua dasawarsa terakhir telah meningkat secara nyata, akan tetapi kasus-kasus diabetes remaja di kalangan orang Jepang yang berumur di bawah empatpuluh tahun tidaklah lebih sering daripada duapuluh tahun yang lampau. Diabetes sangat jarang terdapat di kalangan wanita setengah-baya di Jepang pada akhir Perang Dunia II, tapi ia telah menjadi penyebab kematian utama dalam kelompok umur ini di tahun 1972.

diabetes-sugarcubes

Dr. George Cahill, Kepala dari Pusat penelitian Diabetes Joslin di Boston, yang belum lama berselang menekankan peranan katalitis dari makan terlalu banyak, berkata: “Nutrisi yang berlebihan merangsang diabetes. Bagian terbesar dari diabetes di negara ini sebetulnya disebabkan oleh nutrisi yang berkelebihan.” Beberapa penelitian juga memperkirakan bahwa diabetes bisa ditimbulkan oleh menuyang boros-gula. olehkarena orang yang kelebihan beratnya 20 persen mempunyai kemungkinan menderita diabetes lebih dari dua kali lipat dibanding dengan orang yang beratnya normal, makan ala kad.arnya serta latihan jasmani secara tetap bisa membantu mencegah akibat buruk dari menu mewah di kalangan mereka yang ecara genetis cenderung mengidap penyakit ini.

Hubungan antara menu mewah dengan penyakit-penyakit kardiovaskular telah lama diutarakan oleh banyak dokter. Dewasa ini, kasus kedokteran yang menentang menu ini sedang meluas sebagai akibat dari riset mengenai asal-usul kanker. Beberapa dari kanker yang mematikan di Eropa dan Amerika Utara, termasuk yang menyerang usus besar, rektum, payu dara dan kelenjar prostata, nampaknya ada sangkut-pautnya dengan menu mewah. Namun, sifat yang sesungguhnya dari sangkut paut itu beium iagi dibuktikan, sebagaimana yang terlihat pada perdebatan atas kanker perut baru-baru ini. (Bermacam pengaruh menu lainnya yang diperkirakan mempengaruhi kanker dibicarakan dalam Bab 1  Meskipun jarang terdapat di tempat-tempat lain, kanker perut adalah salah satu penyakit yang paling umum di negara-negara Barat yang sudah maju.

Jarang sekali suatu penyakit mendominasi suatu kurun seperti penyakit jantung koroner mendominasi kurun kita

penyakit-jantung-koronerPenelitian-penelitian menunjukkan bahwa, dalam kata-kata ahli nutrisi Jean Mayer, “pengurangan kegiatan hingga di bawah suatu batas tertentu tak lagi akan diikuti dengan pengurangan selera”). Dengan demikian kedua sisi dari persamaan menu kegiatan jasmani harus diperhitungkan kalau kita tak menginginkan lemak yang mengancam kehidupan. Meskipun dulunya jarang sekali menyerang orang-orang tua, ia kini merupakan obat herbal penyakit diabetes penyebab kematian utama di kalangan orang tua dan orang setengah baya di banyak negara; dan ada kalanya ia juga merbnggut nyawa yang muda-muda.

Menu mewah dan gaya hidup sedenter adalah penyebab penyakit ini baik di dunia maju maupun di kota besar di negara-negara miskin. Semua penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung koroner, kelumpuhan, penyakit-penyakit pembuluh darah, dan sebagainya merupakan penyebab separuh dari seluruh kematian di negara-negara industri. Penyakit jantung koroner, yang juga melibatkan pembuluh-pembuluh nadi koroner lewat mana jantung mendapatkan darah, terkadang memuncak menjadi “serangan jantung” begitu aliran darah terhadang. Penyakit ini menyebabkan satu dari tiga kematian di banyak negara maju, misalnya Amerika Serikat, yang merenggut sekitar 200.000 jiwa tiap tahun.

Di Jepang dan Perancis, serebrovaskular (penyakit pembuluh darah otak) atau kelumpuhan yang antara lain disebabkan oieh terhalangnya aliran darah ke bagian-bagian otak, bahkan menyebabkan lebih banyak kematian dibanding dengan penyakit jantung koroner. Data-data Organisasi Kesehatan Sedunia yang diambil dari delapanbelas negara Barat mengungkapkan peningkatan penyakitjantung koroner antara tahun 1950 hingga 1968 bagi tiap kelompok umur. Di antara mereka yang berumur tigapuluh lima hingga empatpuluh lima tahun, penyakit ini meningkat lebih dari 50 prosen; dan di antara mereka yang berumur empatpuluh lima hingga limapuiuhlima tahun lebih dari 30 persen.

Di Amerika Serikat, di mana kematian demikian lebih sering terjadi daripada di semua negara besar lainnya, frekuensi kematian akibat penyakit ini pada tiap kelompok umur telah berkurang semenjak tahun 1960-an. Pengobatan kedokteran bagi para penderita jantung yang semakin baik serta gaya hidup yang berubah barangkali turut menyebabkan penurunan ini. Juga di Kerajaan Inggris, tingkat kematian penyakit jantung koroner di kalangan kaum pria tak-Iagi meningkat semenjak tahun 1965.

Para ahli nutrisi di Guatemala yang menyediakan makanan tambahan bagi wanita hamil

Research-300x300Di dua desa menemukan bahwa berat badan rata-rata dari bayi yang mereka lahirkan meningkat 9 persen dibanding dengan rata-rata sebelumnya. Suatu kelompok penelitian yang bekerja di sebuah desa Guatemala lainnya menemukan bahwa “bertentangan dengan keyakinan bahwa bayi dalam perut bisa berhasil menghisap dari ibunya bahan-bahan nutrisi apapun yang dibutuhkan buat pertumbuhan, bayi-bayi yang baru lahir di desa itu tidaklah normal – mereka tetap kecil sewattu lahir dan hampir 20 persen menunjukkan bukti-bukti adanya obat kencing manis herbal infeksi dalam kandungan.” Dari seluruh kematian di kalangan ahak-anak yang berumur dibawah lima tahun yang tercakup dalam studi PAHO, hampir empat-perlima menyerang bayi-bayi pada tahun pertama kehidupan mereka.

Hari yang paling gawat bagi bayi tersebut adalah hari pertama, dan pada hari-hari pertama kehidupannyalah. kegawatan itu amat bertalian dengan kelahiran dengan berat badan yang tak cukup. Kemudian, dalam bulan dan tahun-tahun berikutnya, penularan dan kesalahan nutrisi berinteraksi untuk melakukan serangan kapan saja bila keadaan memungkinkan. Persediaan air yang terbatas dan tidak bersih, fasilitas dan kebiasaan sanitasi yang tak memadai serta rumah yang tidak memenuhi standar sekaligus menggiring para remaja di negara berkembang ke sekian banyak penyebab penyakit menular. Empat puluh lima bayi Guatemala yang diteliti selama tiga tahun pertama dari kehidupan mereka berhadapan dengan hampir 2500 kali penyakit menular selama masa singkat itu – rata-rata satu penyakit tiap minggu tiap bayi.

Karena lemah akibat nutrisi yang menyedihkan, anak-anak yang hidup dalam keadaan yang sanitasinya buruk lebih mudah dan lebih kerap terserang oleh penyakit-penyakit menular dari lingkungan mereka. Dan jika mereka sungguh-sungguh jatuh sakit, mereka yang kurang makan lebih mudah menderita dari pada anak-anak yang makannya cukup. Penyakit-penyakit yang dipandang rutin di negara-negara sedang berkembang, seperti diare, campak, atau cacar air, juga merupakan penyebab kematian rutin di kalangan penduduk miskin. Sebelum vaksin digunakan secara besar-besaran baru-baru ini di banyak negara, penyakit campak menyerang anak-anak hampir di mana-mana. Tapi, sementara kematian akibat campak sudah jarang terjadi di negara-negara maju, tingkat kematian di kalangan mereka yang senantiasa dilanda campak di kawasan miskin ada kalanya mencapai 15 persen.

Gambaran kesehatan pada akhirnya adalah cermin wajah masyarakat

Berbeda dengan teknologi kedokteran yang sudah sangat maju, perubahan-perubahan sosial yang kita butuhkan untuk perbaikan kesehatan biasanya tak bisa dibeli, dipinjam atau disumbangkan. puatg telaah mengenai berbagai pengaruh lingkungan terh-adap kesehatan membuat kita harus menyelami bidang-bidang ekonomi, politik, gaya hidup perorangan, di samping tatahubungan manusia dengan lingkungan alamnya. pengobatan herbal diabetes ?

Gambaran Kesehatan Dewasa Ini

bljrGambaran kesehatan sedunia tak mungkin dinyatakan hanya dengan beberapa baris kalimat. Sama halnya dengan kehidupan, masalah ini pada umumnya tak tampak oleh mata. Statistik mengenai jumlah penyakit yang tidak berbahaya tak banyak kita dapati, walaupun orang cenderung merumuskan kesehatan mereka sendiri dari segi penyakit-penyakit yang pernah mereka alami sendiri. Deftnisi kesehatan yang secara ekspansif dan mulai tertera dalam piagam Organisasi Kesehatan Sedunia adalah “suatu keadaan yang menjamin adanya kesejahteraan jasmani, rohani dan sosial yang utuh” berada di luar kemampuan para ahli statistik dan bahkan para pemikir yang gigih sekalipun. Hampir tanpa kecuali, para penelitian arah gejala “kesehatan” semakin giat mempelajari sebab-sebab dan jumlah kematian. Data-data mortalitas nampaknya tak cukup memberi gambaran mengenai situasi kesehatan, akan tetapi kematian dianggap oleh para ahli statistik sebagai “suatu hal yang gamblang,” dan tiap negara terus berusaha mencatat sebab-sebab kematian para warganya. Suatu cara yang umum dalam mengukur kesehatan adalah tingkat harapan hidup (life expectancy) sewaktu seorang anak lahir. di tahun 1975, rata-rata yang baru lahir di dunia bisa berharap hidup selama limapuluh sembilan tahun).

Tapi suatu perbandingan umur dari suatu negara ke negara lain menunjukkan bahwa tempat kelahiran sering sekali menentukan panjang-pendeknya umur. Bayi yang lahir di negara-negara Afrika yang sangat miskin hanya punya harapan hidup empatpuluh tahun, sementara harapan hidup di negara yang lebih maju telah melampaui hasrat kitab Injil yang tujuh puluh tahun. Dalam deretan negeri-negeri Asia yang paling miskin Bangladesh. Nepal, Laos, dan yang lain-laindan di banyak negeri Afrika sub-Sahara, hidup sering amat singkat dan bahkan kejam. Harapan hidup rata-rata pada tiap negeri ini berkisar di bawah empatpuluh lima, terutama karena banyak sekali yang meninggal ketika masih bayi atau kanak-kanak.

Bakterisidin dapat mencapai kadar maksimum dalam waktu satu sampai dua hari

Patut dicatat bahwa timus bersifat limfoid pada ikan-ikan bertulang dan bertulang rawan, tetapi pada ikan belut besar tidak ada indikasi jelas akan adanya timus limfoid meskipun telah dikenal alat tubuh epitelial primitif. Sedemikian jauh belum ada bukti pasti akan adanya jaringan timus pada ikan “hag” meskipun suatu sel bulat kecil dengan sitoplasma basofilik yang tipis di bagian pinggirnya Akhir-akhir ini telah menjadi jelas bahwa bakterisidin dapat dibentuk dalam darah-cairan getah bening spesies seperti misalnya udang karang melalui infeksi dengan pelbagai kuman gram-negarif dan gram-positif. Bakterisidin ini memiliki realktivitas iuas karena dapat mematikan kuman yang antigenik tidak ada hubungan dengan kuman pencetus pembentukan bakterisidin tersebut; penentuan sifat molekul-molekul ini untuk melihat apakah ada hubungan dengan imunoglobulin binatang bertulang belakang sedang ditunggu dengan penuh perhatian jual obat diabetes

sitoplasmaSehubungan dengan reaksi-reaksi imun yang terjadi melalui sel, ada laporan sekarang bahwa cacing tanah dapat menimbulkan kekebalan pencangkokan terhadap jaringan-jaringan dari spesies yang sama atau berlainan, sambil tetap menerima pencangkokan sendiri (yaitu pencangkokan jaringan sendiri). Suatu pengertian sifat respons selular dan respons humoral ini jelas akan memberikan pengertian apakah reaksi selular benar-benar merupakan yang paling primitif dalam pengertian evolusioner. Semua binatang bertulang punggung sanggup mengadakan respons imunologik pada waktu dirangsang antigen. Responsrespons dari sel-sel-B dan-T dapat ditimbulkan sampai pada binatang bertulang punggung yang paling rendah, ikan “hag” dari Kalifornia.

Siklostoma yang tidak menyenangkan ini (yang memangsa ikan yang hampir mati dengan memasuki mulutnya dan memakan daging dari dalam) mula-mula dianggap “tidak ada gunanya bagi filogeni kekebalan”, karena berlainan dari ikan belut besar, suatu siklostoma yang lebih maju, ikan ini rupanya tidak sanggup untuk bereaksi secara imunologik. Ternyata sekarang bahwa ikan “hag” dapat menibuat antibodi terhadap hemosianin dan menolak pencangkokan dari binatang sejenis, dengan syarat bahwa ikan tersebut hidup pada suhu kira-kira 20 (pada umumnya poikiloterm membuat antibodi lebih baik dari pada suhu lebih tinggi). Antibodi-antibodi terdapat pada suatu fraksi makroglobulin 289 tetapi pada ikan-ikan yang lebih tinggi tempatnya pada tangga evolusi sekarang telah ditemukan imunoglobulin 185 dan 75 dengan rantai-rantai berat dan ringan.

Hipersensitivitas sitotoksik yang tergantung antibodi

Melibatkan kematian sel-sel pembawa antibodi yang menyerang antigen permukaan. Sel-sel mati ini mungkin akan dibersihkan oleh sel-sel fagosit dengan cara perlekatan IgG atau C3b yang meliputinya atau dengan cara lisis melalui sistem komplemen lengkap. Sel-sel pembawa IgG mungkin juga terbunuh oleh sel-sel miloid (sel-sel polimorf dan sel-sel makrofaga) atau sel-sel-K limfoid yang ddak terikat melalui mekanisme ekstraselular (sitotoksitas perantaraan sel yang disebabkan antibodi). Contoh: reaksi t.aniusi, penyakit hemolitik bayi-bayi yang baru lahir karena sistem rhesus yang tidak sesuai, pengrusakan sel-sel cangkokan oleh antibodi, reaksi-reaksi otoimun langsung terhadap unsur-unsur yang terbentuk dalam darah atau selaput (membrana) basalis glomerulus ginjal, dan hipersensitivitas yang diperoleh dari hasil penutupan (penyelubungan) sel-sel darah merah atau trombosit oleh obat-obatan.

aglutinasi1

Zat-zat ini disebut aktivator poliklonal karena zat-zat tersebut bereaksi dengan permukaan sel secara tidak spesifik (bukan sebagai antigen) dan menghasilkan pengobatan penyakit diabetes serangkaian perubahan sel-sel yang sama seperti reaksi antigen menempel pada reseptor permukaan sel antigen tersebut. Tidak seperti pada perangsangan antigen di mana sebagian kecil dari sel yang peka, PHA mengubah sebagian besar dari sel-sel-T. Lagi pula sel-B iuga terpengaruh meskipun reaksi sel-sel-B ini kelihatannya tergantung pada sel-T. Gambaran yang timbul memperlihatkan bahwa sel-sel-T penolong dirangsang teristimewa oleh PHA dan ditekan oleh konkanavalin A. Pokearced (sejenis tumbuh-tumbuhan di Amerika yang akarnya sering digunakan untuk obat muntah-muntah) mengaktifkan keduanya yaitu baik sel-B ataupun sel-T sementara lipopolisakarida (paling sedikit pada tikus) adalah mitogen bagi sel-B.

Sitotoksisitas

Tingkatan sitolisa yang dihasilkan oleh sel-sel sitotoksik ditaksir dengan mengukur krom (Cr) radioaktif yang terlepas pada cairan supernatan dan berasal dari sel-sel hrget yang masih ditandai dalam pelbagai perbandingan efektor terhadap sel-sel target. Ketergantungan fenomena ini pada sel-T dapat dibuktikan dengan mengambilnya, dengan cara menambahkan anti-O dan komplemen pada tikus, atau dengan cara pembuatan rosef melalui sel darah merah domba pada manusia. Efektor sel-sel-T dapat dibedakan dari makrofaga berlengan dengan SMAF (bandingkan dengan hal. 199) karena sel-sel ini kurang melekat pada permukaan plastik. Beberapa percobaan menilai sitotoksisitas dalam hal pengurangan pembelahan sel (misalnya hambatan pemasukan timidin radioaktif ke DNA) dan ini dapat menjadi ukuran baik bagi sitolisa araupun sitotoksis, dua proses yang agak berbeda.

Reaksi anafilaksis pada kulit yang terjadi akan menimbulkan pelepasan zat-zat amina vasoaktif

Sebagai contoh larutan encer serum marmot yang mengandung antibodi y1-globulin disuntikkan pada kulit binatang normal yang kemudian diikuti suntikan antigen dengan zat wana seperti Evans’ Blue intravena. Degranulasi mastosit terjadi bila antibodi homositotropik dihubungkan satu sama lain oleh satu antigen spesifik (Gambar 6.1) atau oleh antiimunoglobulin bervalensi dua yang sesuai (misalnya anti-IgE atau antir;tai pendek imunoglibuliti); anti-igE yang bervalensi satu (Fab) tidak akan menyebabkan degranulasi. Reaksi hubungan satu sama lain tersebut merangsang suatu isyarat pada membran yang mengakibatkan pemasukan ion-ion kalsium dan perubahan-perubahan pada tahap-tahap nukleotida siklik. Penurunan dalam siklik-AMP (cAMP) atau kenaikan siklik-GMP (cGMP)  menyokong degranulasi, oleh karena konstrasi tinggi cAMP menstabilkan granula-granula mastosit. pengaruh daii pelbagai hormon dan obat-obatan pada pengendalian pelepasan zat perantara oleh nukleotida-nukleotida siklik disimpulkan pada Gambar 6.9.

ALERGI ATOPIK

anafilaksisHampir 10 persen populasi menderita alergi tingkat berat sampai ringan termasuk reaksi-reaksi anafilaktik lokal terhadap alergen ekstrinsik seperti tepung sari rumput-rumputan bulu-bulu tungau-tungau pada debu rumah, dan sebagainya. Kontak antara alergen dengan IgE yang terikat pada sel di labang bronki, selaput lendir hidung dan selaput lendir mata melepaskan zat-zat perantara anafilaksis yang antara lain menyebabkan gejala-gejala seperti asma dan hay fever (demam yang disebabkan kepekaan terhadap rumput kering). Nilai kenikmatan dari makanan tertentu seperti strawberry pada orang-orang yang peka dapat menyebabkan urtikaria yang tersebar di seluruh tubuh, hal ini disebabkan oleh reaksi pada kulit terhadap bahan-bahan yang diserap dari usus masuk ke pembuluh darah.

Anafilaksis akut walaupun jarang dapat timbul pada orang-orang yang sangat peka setelah suatu sengatan serangga atau suntikan penisilin atau prokain. Kepekaan umumnya dinilai dari hasil percobaan kulit terhadap antigen. Pelepasan histamin dan zat-zat perantara lain cepat menimbulkan kemerahan dan benjolan (Gambar 6.14a), yang mencapai maksimal dalam 30 menit dan kemudian menyusut. Kemampuan antibodi IgE dapat diperlihatkan dengan penyundkan serum penderita yang peka pada kulit manusia normal (percobaan Prausnitz-Kustner atau’P-K’) atau lebih baik bila kita gunakan kera. Sensitisasi pasif kulit manusia ini dapat dihambat lebih baik bila sebelumnya disuntikkan mieloma ISE dibandingkan dengan kelas-kelas imunoglobulin lain.

PERANAN DALAM PENYAKIT

Komplemen terlibat dalam proses-proses hipersensitivitas yang disetabkan oleh penyakit yang meliputi kompleks imun dan sitotoksisitas yang masih akan dibicarakan secara lebih terperinci dalam bab berikut. Reaksi-reaksi sitotoksik terlihat pada nefritis nefrotoksik dan anemia hemolitik otoimun. Kompleks-kompleks yang terbentuk pada kelebihan antibodi sehingga menimbulkan vakulitis imun dari tipe Arthus misalnya terlihat pada, Farmer’s lung dan krioglobulinemia dengan vaskulitis kulit; kompleks-kompleks dapat larut yang terbentuk pada kelebihan antigen menimbulkan reaksi-reaksi tipe “penyakit serum” dengan endapan banyak dalam glomeruli ginjal seperti yang ditemukan pada banyak bentuk glomerulonefritis kronis.

anemia-hemolitik-adalah-penyakitBeberapa penderita glomerulonefritis mesangiokapiler dan lipodistrofi ” sebagian memiliki obat diabetes melitus tradisional kadar komplemen yang rendah karena di dalam serum ada faktor nefritik C3 yang rupanya berasal dari suatu komponen normal dari serum, mungkin sekali identik dengan faktor pemula yang terlibat dalam penggiatan jalan akernatif (Gambar 5.22). Pada hemoglobinuria malam hari yang hebat (Paroxysmal noctumal Haemoglobinurta = PNH) sel-sel darah merah terutama peka terhadap lisis reaktif sebagai akibat kemampuan luar biasa yang belum dapat diterangfan untuk mengikat kompleks trimolekul yang telah diaktifkan C567 . Renjatan endotoksin pada kelinci merupakan suatu fenomena rumit dalam mana jalan alternatif mulai digiatkan. Endotoksin yang terbungkus C3 melekat pada trombosit karena perlekatan imun dan kompleks-kompleks C567 yang dihasilkan menyebabkan kerusakan trombosit melalui lisis reaktif, dengan melepaskan faktor-faktor pembekuan darah.

KEKURANGAN-KEKURANGAN KOMPLEMEN

Penurunan sementara dalam C’ dapat terjadi setelah Penyuntikan sekumpulan IgG atau suatu faktor racun kobra yang merupakan ekivalen reptil dari C3b. Ini menggiatkan jalan alternatif, tetapi karena ddak peka terhadap inaktivator C3b mamalia (KAF) maka reaksi ini masih berlangsung cukup lama untuk menimbulkan kekurangan C3. Namun kekurangan-kekurangan komponen tertentu yang permanen ditemukan pula. Kekurangan-kekurangan C5, C6, dan C7 telah pernah ditemukan pada manusia namun dalam setiap kasus itu orang tersebut sehat dan tidak mudah terkena infeksi. Dengan demikian sistem C’ yang bekeria penuh sampai C8,9  rupanya tidak penting untuk kelangsungan hidup dan perlindungan secukupnya harus diberikan oleh antibodi opsonin dan mekanisme perlekatan imun.

Variasi Struktur Sehubungan Dengan Spesifisitas Antibodi

4inmunogAnalisa asam amino dari sejumlah protein mieloma murni mengungkapkan bahwa dalam satu kelas imunoglobulin utama, seperti IgG, bagian-bagian N-ujung dari rantai paniang dan pendek menunjukkan banyak variasi mengatasi diabetes sedangkan bagian-bagian siia dari ranrai tersebut memiliki strukrur yangrelatif konstan. (-Gambar 2. l0). Tiap daerah yang ddak tetap mlmiliki suatu struktur asam amino dasar dan menyeluruh yang biasa terdapat pada sejumlah antibodi dengan kekhususan yang berlainan. Antibodi-antibodi ini dikelompokkan dalam subkelompok yang sama; sebagai contoh misalnya daerah yang tidak tetap dari rantai panjang pada seorang normal membentuk subkelompok demikian (Tabel 2-.4, hal. 47).

Setruktur “kerangka” subkelompok ini tidak ada hubungan dengan kekhususan antibodi, karena banyak antibodi yang berlainan tergolong dalam subkelompok yang sama. Tetapi yang menyolok ialah hipervariabilitas residu-residu asam amino pada tempat-tempat tertentu dalam rantai peptida- Misalnya ketika 13 rantai pendek mieloma dirangkaikan, ditemukan 8 asam amino yang berlainan pada residu nomor 93,6 pada residu 94, dan 10 pada residu 96 (Gambar 2.10). Pemandangan yang paling menarik berdasarkan analisa sinar-X yang mutakhir ialah bahwa “titik-titik panas” ini, tiga pada rantai pendek dan tiga pada rantai panjang, terletak reratif dekat satu sama lain membentuk tempat pengikar antigen (Gambar 2.11) dan  2.15), heterogenitas titik-titik panas ini menjamin keanekaragaman kombinasi spesifisitas, karena variasi bentuk dan sifat permukaan yang dihasilkan(bandingkanlah hal. 16).

Dengan demikian tiap daerah hipervariabel dapat dipandang sebagpi suatu struktur bebas, yang ikut melengkapi tempat pengikat antigen dan mungkin dapat dinamakan penentu pelengkap. Bahwa daerah variabel pada rantaipanjang dan pendek membanru menentukan spesifisitas antibodi terkesan dalam eksperimen penentuan daya pengikat antigen dari rantai yang berdiri sendiri. Pada umumnya berbagai tingkat aktivitas residu dihubungkan  dengan rantai panjang tetapi kalau ada hanya relatif sedikit yane dihubungkan dengan rantai pendek (meskipuri dimer rantai ringan baru-baru. ini ternyata lebih efektif); tetapi bila digabungkan rantai panjang dan pendek maka selalu ada kenaikan dalam kapasitas pengikat antigen

Interaksi Jasad Renik Dengan KHU

Kuman-kuman yang tidak bereaksi silang dapat tetap membentuk suatupembawa baru untuk antigen-antigen potensial pada permukaan sel oleh interaksi dengan KHU pada membran. Seperti telah kita lihat virus-virus berkembang dalam hubungan dengan KHU merangsang obat kencing manis herbal suaru reaksi hebat dari sel-sel-Ttuan rumah; bahwa,ini dapat menyebabkan suatu reaksi terhadap suatu bagian pendahuluan sel yang ada adalah jelas dari penyelidikan di mana infeksi suatu tumor dengan virus influenza menimbulkan resistensi terhadap sel-sel tumor yang tidak terinfeksi.

Jasad renik sebagai adjuavan

JASAD REKNIKKuman-kuman sering bertindak sebagai adjuvan-adjuvan melalui unsur-unsur milik mereka seperri glikolipid-glikolipid kuman dan endotoksin-endotoksin yang dapat bekerja dengan menerapkan tanda rangsangan kedua (tidak khas) untuk perangsangan sel-B (bandingkan dengan Gambar 3.12d), dengan demikian menyaiurkan kebutuhan untuk menolong sel-T. Ini dapat terjadi dengan interaksi langsung dengan limfosit-B atau secara tidak langsung melalui rangsangan sekresi dari faktor-faktor tidak khas dari sel-sel-T atau makrofaga-makrofaga.

Sistem limfaid yang abnormal

Jika mekanisme untuk menimbulkan toleransi gagal, maka limfosit-limfosit otoreaktif (digambarkan sebagai forbidden clones oleh Burnet) akan dibentuk. Ini akan terjadi melalui mutasi somatik atau infeksi dari sistem limfoid oleh virus. Mutasi somatik, jika terjadi, harus mempengaruhi beberapa segi umum faal sel-limfoid pada tingkat sel pendahuluan dari pada sel-sel khusus B atau T, selama reaksi antibodi tidak monoklonal dan sering kali mempengaruhi andgen-antigen yanB tak berhubungan secara. antigenik pada seseorang yang sama. Ini adalah catatan yang berguna bahwa macam-macam sel (0 positif, Ig negatif yaitu kemungkinan sel-T) dibentuk dari mencit-mencit NZH memberi jumlah yang besar dari suatu onkornavirus bentuk C yang tampak menjadi lekomogenik dan sanggup menimbulkan andbodi-antibodi antinuklear dini dan glomerulonefritis pada penggantian perkawinan Ba1b/c x F1 NZH.

Replikasi seperti suatu virus ARN melalui transkriptase terbalik seakan-akan digambarkan pada penemuan otoantibodi-otoantibodi dengan kekhususan untuk rantai tunggal dan ganda dari ARN dan ADN, dan untuk suatu persilangan ARN-ADN. Ada kemungkinan nantinya menentukan apakah virus itu sanggup mengganggu fungsi yang teratur dari sistem imun dan di sini tak ada keraguan bahwa hubungan antara penyakit otoimun, kelainan-kelainan imunoglobulin, dan kanker akan menjadi lebih mudah dimengerti seperti suatu kelainan terdahulu diketahui.