Apa Yang Terjadi Pada Peserta Yang Mengikuti Program Dpp?

Kini, tiga tahun setelah berakhirnya program DPP, setiap individu masih dapat mencedtakan apa saja yang telah terjadi pada mereka. Kunci kesuksesan adalah berolahraga dengan teratur dan menemukan pola makan yang bisa membantu Anda mencapai target kalori dan gram lemak tanpa harus merasa lapar atau tertekan. Ketika kami bertanya pada beberapa peserta DPP mengenat cara mereka mengatur makanan sehingga tidak merasa lapar atau tertekan, masing-masing memberi jawaban yang berbeda. Helen menjawab, “Saya selalu menyediakan camilan di sela-sela makanan utama sehingga perut saya tidak sampai kelaparan.

olahragaFrancine mengatakan, “Saya berusaha mengonsumsi makanan berserat tinggi sesedng mungkin sehingga saya cepat kenyang hanya dengan sedikit makanan dan kalori.” John berkata, “Saya sangat mengurangi konsumsi karbohidrat, sehingga saya tidak mudah lapar.” Mereka mengaku tetap menimbang setidaknya seminggu sekali atau lebih sering. Jika berat badan naik, maka mereka akan fokus kembali pada catatan makan mereka untuk meningkatkan khasiat dan obat herbal diabetes kering kewaspadaan serta menilai kebiasaan makan saat itu. Mereka akan mengurangi kalori dan lemak sampai berat badan mereka normal kembali. Proses ini telah menjadi gaya hidup, khususnya setelah liburan, pesiar, dan pesta. Salah satu pertanyaan favorit kami datang dari Ronda, seorang wanita berusia 60 tahun yang telah mempertahankan berat badannya selama bertahun-tahun.

Seperti yang Anda lihat, untuk para peserta DPP, belajar mengubah gaya hidup untuk memperbaiki pola makan dan meningkatkan aktivitas hanyalah bagan dari program. Mereka menyadari bahwa pikiran dan perasaan sangat memengaruhi perilaku mereka yang berkaitan dengan pilihan makanan dan aktivitas. Mereka belajar mengelola kata hatt (lingkungan kognitif), mencari cara- cara. alternatif untuk menghadapi stress dan perasaan negatif (lingkungan emosional), dan mengatasi sinyal sinyal sosial untuk makan dalam lingkungan kehidupan mereka (rumah, kantor, acata sosial, restoran, liburan). Mereka mengembangkan keahlian untuk menetapkan tujuan, memonitor diri, dan memecahkan masalah. Selain itu, mereka juga merasakan pentingnya pertanggungjawaban dan dukungan sosial dari pelatih gaya hidup, keluarga, dan teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *