Para ahli nutrisi di Guatemala yang menyediakan makanan tambahan bagi wanita hamil

Research-300x300Di dua desa menemukan bahwa berat badan rata-rata dari bayi yang mereka lahirkan meningkat 9 persen dibanding dengan rata-rata sebelumnya. Suatu kelompok penelitian yang bekerja di sebuah desa Guatemala lainnya menemukan bahwa “bertentangan dengan keyakinan bahwa bayi dalam perut bisa berhasil menghisap dari ibunya bahan-bahan nutrisi apapun yang dibutuhkan buat pertumbuhan, bayi-bayi yang baru lahir di desa itu tidaklah normal – mereka tetap kecil sewattu lahir dan hampir 20 persen menunjukkan bukti-bukti adanya obat kencing manis herbal infeksi dalam kandungan.” Dari seluruh kematian di kalangan ahak-anak yang berumur dibawah lima tahun yang tercakup dalam studi PAHO, hampir empat-perlima menyerang bayi-bayi pada tahun pertama kehidupan mereka.

Hari yang paling gawat bagi bayi tersebut adalah hari pertama, dan pada hari-hari pertama kehidupannyalah. kegawatan itu amat bertalian dengan kelahiran dengan berat badan yang tak cukup. Kemudian, dalam bulan dan tahun-tahun berikutnya, penularan dan kesalahan nutrisi berinteraksi untuk melakukan serangan kapan saja bila keadaan memungkinkan. Persediaan air yang terbatas dan tidak bersih, fasilitas dan kebiasaan sanitasi yang tak memadai serta rumah yang tidak memenuhi standar sekaligus menggiring para remaja di negara berkembang ke sekian banyak penyebab penyakit menular. Empat puluh lima bayi Guatemala yang diteliti selama tiga tahun pertama dari kehidupan mereka berhadapan dengan hampir 2500 kali penyakit menular selama masa singkat itu – rata-rata satu penyakit tiap minggu tiap bayi.

Karena lemah akibat nutrisi yang menyedihkan, anak-anak yang hidup dalam keadaan yang sanitasinya buruk lebih mudah dan lebih kerap terserang oleh penyakit-penyakit menular dari lingkungan mereka. Dan jika mereka sungguh-sungguh jatuh sakit, mereka yang kurang makan lebih mudah menderita dari pada anak-anak yang makannya cukup. Penyakit-penyakit yang dipandang rutin di negara-negara sedang berkembang, seperti diare, campak, atau cacar air, juga merupakan penyebab kematian rutin di kalangan penduduk miskin. Sebelum vaksin digunakan secara besar-besaran baru-baru ini di banyak negara, penyakit campak menyerang anak-anak hampir di mana-mana. Tapi, sementara kematian akibat campak sudah jarang terjadi di negara-negara maju, tingkat kematian di kalangan mereka yang senantiasa dilanda campak di kawasan miskin ada kalanya mencapai 15 persen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *