Tak seorangpun yang bisa menyatakan seberapa banyak sesungguhnya korban pestisida

pestisidaMeskipun demikian,WHO melaporkan bahwa penelitian-penelitian di kalangan para penyemprot pestisida di sejumlah negara menunjukkan bahwa”hingga 40 persen pekerja menunjukkan gejala-gejala keracunan selama masa penyemprotan.” Pestisida mampu membunuh serangga secara efektif, dan keracunan di kalangan mereka yang menggunakannya atau bekerja tak jauh darinya merupakan¬†mengobati penyakit diabetes suatu hal yang nyaris tak terelakkan. Akan tetapi bahan-bahan kimia seringkali digunakan secara ceroboh, dan melonjakkan jumlah “kecelakaan” yang diakibatkannya. Pestisida ada kalanya digunakan secara berlebihan, disebarkan dengan peralatan yang kurang tepat atau dipakai dengan campuran-campuran berbahaya yang sesungguhnya takperlu.

Para pekerja terkadang dikirim ke ladang-Iadang yang baru saja di semprot sebelum sifat dari zat yang sangat berbahaya itu berlalu; ada kalanya itu ditakar seenaknya oleh para penyemprotnya. Walaupun kesalahan-kesalahan demikian terjadi di mana saja pestisida digunakan, itu lebih banyak berlangsung di Negara-negara yang belum begitu maju, di mana kaum tani dan pekerjakurang berpendidikan dan kurang berpengalaman dengan zat-zatkimiawi modern dibanding dengan kaum tani dan pekerja diEropa dan Amerika Utara. Kadang-kadang peringatan dan etunjuk penyelamat pada paket-paket pestisida yang diimportidak diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa setempat. Para pekerja tani di negara-negara miskin ada kalanya terkena pestisida yang penggunaannya telah dilarang atau dibatasi secara ketat di negara-negara yang tingkat pengujiannya dan pengawasan penggunaan pestisidanya cukup terpercaya.

Perusahaan-perusahaan Amerika dan Eropa tidaklah segan-segan mempromosikan di luar negeri pestisida-pestisida yang sudah dilarang dinegara mereka sendiri. Dan usaha-usaha pemasarannya tidaklahselalu disertai dengan penerangan yang jujur tentang bahaya-bahaya yang sudah diketahui atau diperkirakan ada dari barang-barang yang mereka jajakan. Pestisida Phosvel misalnya, belum lama berselang diproduksi diTexas tapi tak pernah diberi izin penggunaan di AS ketika di tahun1976, penyakit syaraf yang berat menimpa beberapa puluh pekerjaTexas yang terlibat dalam pengolahannya ketahuan. Sementara itu, menurut Kevin P. Strea dari majalah Environment Perusahaan Kimia Velsicol (Phosver) dengan tiada semena-mena telah memasarkan pestisida di luarnegeri untuk digunakan padabiji-bijian dan sayur-sayuran. Brosur iklan Velsicol di Columbia tetap mempropagandakan keterjaminannya lama setelah bahayanya terhadap syaraf dibuktikan secara ilmiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *