Wanita hamil diberi obat penenang mengakibatkan bermacam cacat pada bayi

Merupakan bukti yang banyak diketahui, pengujian dan peraturan obat-obatan telah cukup jauh berjalan semenjak tahun 1920-an, tatkala menurut buku 100.000.000 ,marmut seorang penjual obat bernama william J.A. Bailey bisa dengan mudah menjual Radithor – suatu campuran yang mematikan dari garam radioaktif dengan air- sebagai obat untuk 160 penyakit dan kondisi. Kematian yang mencekam dari seorang pembeli yang dungu digambarkan secara amat hidup dalam rnajalah Time. Dewasa ini, penipuan yang disengaja demikian tak lagi banyak terjadi, dan penggunaan obat-obatan yang bersifat karsinogen serta zat-zat berbahaya Iainnya d.alam waktu singkat akan diikat dalam peraturan-peraturan. Akan tetapi penggunaan obat-obatan (obat kencing manis)yang mungkin bersifat karsinogen secara keliru oreh para dokter yang ceroboh dan pejabat pemerintah masih bisa saja terjadi, seperti tergambar dalam kisah DES (diethyistilbestrol) hormon belum lama berselang.

obat untuk bayiSejak tahun 194O-an DES telah diberikan lewat resep kepada 500.000 hingga dua juta wanita hamil di Amerika Serikat berdasarkan anggapan yang keliru bahwa obat ini membantu mencegah keguguran tiba-tiba. Peningkatan mendadak dari kanker vagina yang sebelumnya jarang pada tahun 1970-an di kalangan lebih dari seratus gadis remaja yang para ibunya telah menelan DES tatkala mereka dalam kandungan sekitar duapuluh tahun sebelumnya menunjukkan bahaya kanker yang ditimbulkannya. Perhatian yang diberikan atas masalah ini oieh beberapa petugas dari kalangan kedokteran sangat kurang.

Sebagaimana diutarakan oleh Dokter Robert Hoover Joseph Flaumeni dari Lembaga Kanker Nasional di tahun 1975 ,pada awal tahun 1960-an DES masih tetap diberikan kepada sejumlah besar kaum wanita hamil bertahun-tahun setelah kemanjurannya dalam mencegah keguguran spontan dibuktikan ketakbenarannya. Terlepas dari banyaknya penerbitan mutakhir me nyangkut bahaya-bahaya agen karsinogen terhadap anak dalam rahim, dalam tahun-tahun terakhir DES masih tetap diresepkan kepada para wanita hamil.”27 Skandal DES sekaligu, menunjukkan bahaya-bahaya dari dominasi kaum pria dalam dunia kedokteran, farmasi serta pembuat undang-undang. Bahan-bahan kimiawi industri yang bersifat karsinogen merupakan kategori lain dari sumber kanker potensial yang produksi dan penggunaannya tak mungkin dikontrol oldh setiap orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *