Definisi Burung Seriti Adalah

BURUNG SRITI

Burung ini juga disebut sriti, sriwiti, dan sendari. Sementara orang Cina menyebutnya Cho-yen. Panjang tubuh dari ekor hingga paruh sekitar 10 cm. Bulunya hitam dengan dada putih. Suara mencicit dengan mengeluarkan bunyi cret-cret-cret. Matanya berwarna gelap dengan paruh berkuku. Cara perkawinannya berlangsung di udara saat terbang. la pun tergolong burung dengan kekuatan berada di sayapnya. Dari faktor kebersihan, sriti membuang kotoran tidak di dalam sarangnya.

Jenis Burung Sriti
Di Indonesia, sedikitnya ada dua jenis burung seriti, yaitu burung sriti rumput dan burung sriti lumut.

A. Sriti Rumput
Burung Sriti Rumput (Collocalia linchi) membangun sarangnya dari rajutan rerumputan, daun pinus, atau cemara dengan menggunakan perekat air liumya. Di daerah Subah (Batang-Jawa Tengah), terkadang sarangnya bercampur tali rafia. Penyebabnya karena sebagai daerah penghasil durian, petani sering mengamankan buah saat menjelang musim durian dengan ikatan tali rafia. Bentangan tali ini menarik perhatian seriti sehingga potongannya diambil dan digunakan sebagai bahan sarang. Bila musim durian selesai dan bentangan tali rafia sudah dilepas, seriti akan mencari bahan sarang dari dedaunan. Burung ini sering didapati bersarang di rumah penduduk, di bawah jembatan, atau di tempat sejuk lainnya. Harga sarang sriti rumput bervariasi antara Rp. l-3 juta/kg, tergantung bahan baku penyusun sarang. Burung ini berterlur sepasang.

B. Sriti Lumut
Nama burung sriti lumut (Collacalia vanikorensis) diberikan karena sarangnya terbuat dari lumut bercampur air liur. Ciri fisiknya tidak jauh berbeda dengan seriti rumput. Perbedaannya hanya pada sarang dan tempatnya bersarang. Seriti lumut lebih menyukai gua untuk bersarang. Sarang burung ini banyak dijumpai di gua-gua pedalaman Pangkalan Buun, Kalimantan Tengah. Daerah Parakan, Wonosobo, dan Temanggung (Jawa Tengah) juga dapat dijumpai sarang seriti lumut di gua-gua tengah hutan. Warna sarang yang masih baru tampak hijau, sedangkan yang sudah agak lama cokelat kehitaman. Sarang lumut kering berwarna hitam, mirip tembakau kering. Harga sarang ini hanya sekitar Rp 150.000,00— 250.000,00/kg. Burung ini juga bertelur sepasang.

Keistimewaan sriti
Sedikitnya ada tiga keistimewaan burung sriti, yaitu sarangnya laku, adaptif, dan penjaga populasi.

  • Sarangnya laku
    Seperti halnya burung walet, burung sarang sriti pun laku dijual di pasaran walaupun terpaut sangat jauh karena sarangnya termasuk komersial.
  • Adaptif
    Burung Sriti mudah beradaptasi dengan lingkungan dan tidak seliar burung walet. Terbukti seriti berani membangun sarang di tempat yang ramai dengan aktifitas manusia seperti ruang perkantoran, toko, gudang, mesjid, atau rumah penduduk.
  • Penjaga populasi
    Dalam program “putar telur”, keberadaan burung sriti di dalam gedung walet tetap harus diperhitungkan. Ini tentu untuk menjaga keberlangsungan budi daya burung walet. Oleh karena sifat agresif, sensitif, dan keliaran walet, dapat saja koloni walet di dalam gedung berpindah tempat. Namun, dengan menjaga populasi seriti, berpindahnya burung walet dapat dihindari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *